Ahad, 13 Desember 2015 sebanyak 38 orang yang mewakili 12 Pondok Pesantren , hadir dalam kegitan Singkronisasi Pondok Pesantren Penyelenggara Program SMP BP.
Ke 12 Pondok Pesantren itu tersebut tersebar di 7 Kabupaten dan Kota yang ada di Jawa Barat, diantaranya dari Kab/Kota Bekasi, Purwakarta, Cirebon, Indramayu, Subang dan Bandung. Dalam kegiatan yang berlangsung sehari tersebut para peserta yang terdiri dari para pimpinan pesantren dan kepala SMP penyelenggara program SMP BP, bersama-sama merumuskan langkah dan strategi penguatan SMP BP kedepan, serta mengevaluasi program yang telah berjalan.
Penyelenggaraan kegiatan Singkronisasi ini, terselenggara atas kerjasama baik Pondok Pesantren Al-Muhajirin Purwakarta sebagai salah satu penyelenggara program SMP BP dan Kanwil Kementraian Agama Povinsi Jawa Barat.
Dari hasil pertemuan tersebut, bahwa hasil evaluasi bahwa program SMP BP cukup positif dan perlu diperkuat dengan melibatkan berbagai unsur terutama perhatian dari Pemerintah Provinsi.
''Sebenarnya program ini sudah berjalan sejak tahun 2007 dan idenya adalah untuk
mensinergikan kekuatan-kekuatan yang ada di pesantren dan
kekuatan-kekuatan yang ada di SMP umum.sebagai conto, pesantren memiliki kemandirian, moralitas, dan daya juang.
Sehinga pendidikan karakternya lebih kental, sedangkan di SMP umum,
kurikulum terstruktur, SDM jauh lebih tersedia dan lebih baik. Hal inilah yang disinergikan dalam bentuk SMP berbasis pesantren.

No comments:
Post a Comment