Selamat Datang di Website Al-Muhajirin Tour dan Travel (PT.DMI) Purwakarta #l# Info Umrah : Bulan Oktober - November - Desember 2023 Hub : Jajang (087778723514)

Sunday, February 22, 2015

MEMAKAI CINCIN, BOLEHKAH? ........


Memakai cincin dalam Islam bagi laki-laki maupun perempuan hukumnya dibolehkan, apabila memakai cincin itu dalam rangka berhias agar lebih indah dan lebih gagah “Allah itu indah dan sayang kepada yang indah”. 
Rasulullah SAW juga memakai cincin dari perak, sepeninggal rasul cincinya di pakai oleh Abu Bakar RA, lalu oleh Umar RA kemudian oleh Usman RA sehingga cincin itu terjatuh dari Ustman di sumur Aris.  Cincin Rasulullah SAW berfungsi sebagai setempel karena Raja Persi, Kaisar Romawi dan Raja Najasyi tidak mau menerima surat kecuali dengan stempel dari cincin Rasulullah yang bertuliskan “Muhammad Rasulullah” ada sahabat Rasul yang memakai cincin terbuat dari emas, lalu oleh Rasul dibuka dan dibuangnya sambil berkata “mengapa ada orang yang menginginkan bara neraka lalu diletakan ditanganya”.

Menurut sebagian Ulama Fiqih bagi laki-laki diharamkan memakai perhiasan yang terbuat dari emas dan perak, kecuali sekedar cincin yang terbuat dari perak. Sebab Rasulullah juga memakainya, yang menjadi persoalan bagaimana apabila memakai cincin dengan tujuan agar terjaga dari bahaya, karena menurut keyakinanya cincin itu memiliki kekuatan untuk menangkal berbagai bahaya atau bahkan bisa mendatangkan manfaat sesuai dengan keinginan-keinginanya, memiliki cincin seperti di atas sangat membahayakan terhadap aqidah, terutama bagi yang beranggapan bahwa cincin tersebut menurut mereka bisa dijadikan sandaran, seperti halnya kepada Allah SWT. Maka yang demikian itu adalah perbuatan musyrik, lebih bahaya daripada sekedar memakai cincin yang terbuat dari emas sebab sudah menyangkut pada persoalan keyakinan yang vital dan prinsipil.
Allah berfirman dalam Q.S Al-Isra 22 :

Artinya :  janganlah kamu adakan Tuhan yang lain di samping Allah, agar kamu tidak menjadi tercela dan tidak ditinggalkan (Allah).

Ayat di atas sebagai peringatan kepada Nabi Muhammad SAW agar tidak menyertakan bersama Allah sesuatu yang lainya dalam ketuhanan dan peribadatanya, yang demikian itu tercela dan hina  bagi Nabi Muhammad SAW.  Kalau kita perhatikan mengapa seorang yang derajat tauhidnya tinggi seperti Nabi Muhammad SAW masih di nasehati, padahal Nabi Muhammad tidak mungkin tergelincir kepada kemusyrikan yang amat tercela dan hina itu. Maksud ayat ini intinya nasihat untuk kita agar tauhid kepada Allah benar, dijaga kesuciannya dan keesaanya sebab Allah adalah tunggal dalam dzatnya, sifatnya dan perbuatanya.  

Allah Berifman dalam Q.S Al-Ikhlas hayat 1- 4 yang artinya
1. Katakanlah: "Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia."

Tulisan ini dibuat sehubungan akhir-akhir ini banyak yang menggemari cincin, terutama yang terbuat dari aqiq (Akik) dalam bahasa arab disebutnya “Fushah”  atau semacam virus, merah delima, giok, bacan, safir dll. Mudah mudahan bagi mereka yang hobi dengan cincin terutama dikalangan anak-anak atau pelajar terjaga dari aqidah yang akan menyesatkan, sehingga walaupun memakai cincin aqidah tetap selamat dari kemusyrikan, imanya tetap lurus berada pada jalan yang benar . 
Allah berfirman dalam Q.S Yunus 106

Artinya :  dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak (pula) memberi mudharat kepadamu selain Allah; sebab jika kamu berbuat (yang demikian), itu, Maka Sesungguhnya kamu kalau begitu Termasuk orang-orang yang zalim".

Ayat ini menjelaskan bahwa selain Allah, apapun namanya baik patung, berhala, jimat, batu ali dll adalah tidak bisa mendatangkan manfaat dan madharat. Oleh sebab itu, berdo’a dan beribadah hanya kepada Allah. Jika tidak, kita termasuk orang yang dzalim, artinya orang yang sudah keluar dari jalan yang benar jalan yang di ridhoi Allah SWT.


Oleh : Dr. KH. Abun Bunyamin, MA  ( Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muhajirin )

1 comment:

  1. assalamu 'alaikum..., jari manakah yang disunnahkan untuk dipasang cincin? syukron ustadz...

    ReplyDelete